Pages

21 Agu 2012

Biarkan Waktu yang Berbicara

Februari 2016

“Makanya Ri, buka tuh hati lo, jangan terus terpaku ama masa lalu yang nggak akan pernah bisa untuk kembali lagi” seketika ucapan mereka menyadarkan lamunanku. Ya... Aku Riri, sudah hampir 5 tahunan ini, aku hidup menjomblo. Setelah terakhir menyandang status berpacaran pada Maret 2011. Bukan. Bukan karena aku tidak terlihat menarik di mata para lawan jenisku. Tapi.... ahh, entahlah apa yang telah terjadi pada diriku sehingga sudah selama itu aku betah menyandang status jomblo. Enam bulan lalu aku telah resmi menyandang gelar sarjana di belakang namaku.
Dulu, sewaktu sekolah aku sudah empat kali berpacaran. Namun, pria yang kerap menari-nari di pikiranku justru bukanlah salah satu dari keempat mantan pacarku. Dia, Tomo, merupakan kakak kelasku saat aku masih SMA. Aku sama sekali tidak tertarik padanya. Namun entah mengapa di saat-saat terakhirnya menggunakan putih abu-abunya aku justru semakin intens berkomunikasi dengannya dan rasanya seperti tumbuh sesuatu yang aneh diantara kami. Di tengah perkenalan serta pendekatanku dengannya, aku telah satu kali memiliki pacar, namun setelah itu aku bahkan lupa bagaimana rasanya pacaran.
*****

6 Agu 2012

Pada Akhirnya

Airin, nama yang indah bukan, Pagi ini seperti biasa aku berangkat ke Kampus..waktu berlalu begitu cepat ya..ga terasa aku hampir dewasa sekarang.. biarpun begitu Ibu dan Ayah selalu menganggap aku anak anak..mungkin karena aku anak tunggal….Ayah dan Ibu adalah orang tua terbaik buat aku..yang menyayangiku sepenuh hati..dan begitupun aku ..menyayangi mereka sepenuh hatiku… hari hari ku selalu penuh dengan kebahagiaan…Orang tua yang baik..teman yang banyak..dan hidup yang serba berkecukupan…semuanya menyenangkan…yaa meskipun terkadang aku selalu kesepian di rumah..karena tak ada adik atau kakak yang ingin aku ajak bercanda..atau sekedar berkeluh kesah

Hari ini Entah apa yang sedang terjadi.langkahku terasa lebih berat dari biasa nya…kepalaku terasa seperti ditusuk tusuk..bisa kurasakan udara nafasku begitu panas. ..Pada Akhirnya aku sampai juga di depan rumah ku ..saat ingin kubuka pintu pandangan ku tiba tiba berubah gelap ..dan ..Bruk…kesadaranku hampir hilang, saat itu aku merasa tak sanggup lagi membuka lebar kedua mataku ...samar samar ku dengar ..suara Ayah dan Ibu yang terdengar begitu panik..sekilas ku tatap wajah ayah sambil tersenyum..mencoba memberitahukan nya kalau aku baik baik saja…lalu mataku mulai terpejam

Keesokan hari nya

 
Cool Grey Outer Glow Pointer